Rumah Gemilang Indonesia

 

Rumah Gemilang Indonesia adalah sebuah ikhtiar besar mencerdaskan kehidupan bangsa. Sentra pelatihan beragam ketrampilan untuk para anak-anak yatim dan dhuafa diharapkan dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan.

Di lahan wakaf seluas 1.600 m2 lebih di Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Depok, mimpi indah anak yatim dan dhuafa akan terwujud. Al Azhar Peduli Ummat menerima amanah dari Hj. N, dengan pesan, “Manfaatkan untuk kepentingan anak yatim dan dhuafa.”

Aktivis yang puluhan tahun berkecimpung di dunia advokasi yatim dan dhuafa itu menyertakan “modal awal” sebesar Rp.100 juta. “Saya ingin terwujud sebuah institusi pendidikan semacam pesantren gratis,” lanjut Hj.N. Kata orang Jawa, “tumbunemu tutup”, harapan Hj. N ternyata selaras dengan gagasan lama Al Azhar Peduli Ummat mendirikan institusi pendidikan informal gratis bagi yatim-dhuafa.

Menjala Sinergi 

Dengan lelang tertutup, terpilih sebuah lembaga jasa konstruksi untuk merancang bangunan yang dinamai Rumah GemilangIndonesis (RGI). Proyeksinya, RGI akan berfungsi sebagai education centre gratis bagi anak yatim dan dhuafa, gambar tampak dan denahnya tersaji.

“Nama Rumah Gemilang Indonesia sebenarnya identik dengan Al Azhar, yayasan yang berkecimpung di medan dakwah dan pendidikan,” ujar H. Nasroul Hamzah SH, Ketua YPI Al-Azhar saat memberikan sambutan pada peletakan batu pertama, Sabtu (15/3) lalu. Beragam program edukatif nantinya akan dijalankan oleh lembaga mitra di bawah koordinasi YPI Al Azhar. Misalnya Yayasan Sehjira, sebuah lembaga yang berkhidmad memberikan pendidikan bagi penyandang tuna rungu, menyatakan siap bergabung.

Demikian juga jejaring praktisi jurnalistik Jakarta yang menyatakan siap memberikan pelatihan-pelatihan jurnalistik gratis bagi yatim dan dhuafa. “Kami akan menyeleksi lembaga-lembaga profesional yang berkompetensi di bidang pendidikan untuk menjadi mitra,” ujar Joko Windoro, Manajer Program/ Pendayagunaan Al Azhar Peduli Ummat. Menurut Joko, walau mengadopsi platform pesantren, RGI hanya menyelenggarakan pendidikan non formal dalam kemasan short course. “Asrama yang tersedia diperuntukkan bagi pe serta selama mengikuti pendidikan. Jadi sifatnya temporer, tidak full boarding,” kata dia. Joko menambahkan, program yang dipersiapkan di antaranya kursus-kursus bahasa, komputer, elektronika, jurnalistik, hingga pengembangan kepribadian.

Lelang

Bukan perkara sederhana mewujudkan gambar rencana menjadi bangunan fungsional. Estimasi biaya pembangunan mencapai angka 3 miliar rupiah. Belum fasilitas dan operasional. Al Azhar Peduli Ummat pun mengundang donatur yang peduli terhadap pendidikan bagi yatim dan dhuafa untuk berpartisipasi dalam pembangunan RGI. Caranya, delapan ruang kelas di lantai2 dan empat kelas di lantai 1 dilelang dalam akad wakaf tunai masing-masing seharga Rp. 100 juta. Selain mendapatkan sertifikat, pemenang lelang berhak memberikan nama ruang sesuai yang dikehendaki. Hall dan perpustakaan di lantai 1 juga dilelang dengan harga masing-masing 200 juta rupiah.

Asumsinya, jika seluruh ruang terjual, akan diperoleh dana 1,8 miliar. Sisa kebutuhan dana ditawarkan kepada muzaki melalui voucher wakaf/infaq yang tiap lembar bernilai Rp. 10 juta. “Tentu, berapapun wakaf yang diamanahkan aghniya yang ingin berniaga dengan Allah melalui program ini akan sangat bermanfaat,” tantang M. Anwar Sani, Direktur Eksekutif Al Azhar Peduli Ummat.

“Kami optimis masih banyak donatur yang peduli pada pendidikan bagi anak bangsa, khususnya bagi mereka yang secara ekonomi tidak mampu,” lanjut Sani. Al Azhar Peduli Ummat mengundang korporat dan donatur perorangan untuk mengikuti program RGI. Anda yang berminat bisa memperoleh portofolio dan penjelasan lengkap di kantor Al Azhar Peduli Ummat mulai April 2008.

Ayo, wujudkan mimpi anak yatim dan dhuafa…!!

Perkembangan

Kelas di RGI Siap Mulai

Oleh: Adam Ramadani

Ada empat kelas dan satu ruang perpustakaan yang sudah rampung. Satu kelas sudah lengkap dengan bangku belajar. Tapi belum dilengkapi papan tulis dan sarana penunjang belajar lainnya. Halaman yang cukup luas (1000 meter), juga masih tanah campur kerikil. Gedung seluas 300 meter tingkat dua itu, meski belum sempurna sudah tampak mempesona.

Wow rapi sekali”, decak seorang donatur yang mengunjungi Rumah Gemilang Indonesia (RGI), di Pengasinan, Sawangan, Depok, akhir pekan lalu.

“Saya tidak membayangkan bentuknya sebagus ini”, pujinya sekali lagi.

“Kapan selesai?” selidiknya.

Wallahualam, inginnya secepatnya tergantung kedermawanan masyarakat. Tapi kalau proses belajar akan kami mulai awal Agustus ini”, jawab Sudayat Kosasaih, Manajer RGI.

“Anak-anak yang putus sekolah, lulus SMP, dan SMA sudah banyak berdatangan ingin mendaftar”, imbuhnya.

“Berapa dana untuk membangun RGI ini kalau selesai total?” cecar manajer PR di salah satu perusahaan besar di Indonesi itu, ingin tahu.

“Rp 2,8 miliar bu”, kata Sudayat singkat.

“Tidak terlalu besar ya, untuk bangunan semegah ini”, ia manggut-manggut. Dia berkaca pada aktivitas CSR di perusahaannya yang kerap menyedot dana besar, tapi hasilnya tak maksimal. Dalam hitungannya, jika di perusahaannya mendirikan bangunan sebesar RGI dapat menelan hingga Rp 4 miliar.

“Tapi kami belum dapat separonya lho bu. Masih jauh penghimpunan kami”, terang Sudayat. Sekali lagi, donatur itu berdecak. Dalam bincang akrab di dalam ruang kelas sumbangan  PT. Federal International Finance (FIF) pagi itu, ia menawarkan diri jadi volunteer membantu cari dana untuk RGI.

Meski pembangunan RGI belum sempurna, Agustus ini akan dibuka dua kelas perdana. Kelas Menjahit dan Kelas Multimedia. Untuk kelas menjahit, Al-Azhar Peduli Ummat bekerjasama dengan sekolah menjahit Juliana Jaya. Dalam dunia tata busana dan industri busana di Indonesia, nama Juliana Jaya memiliki kompetensi dan jaringan yang handal. Kedepan, lulusan kelas menjahit di RGI, dirancang menjadi pengusaha mikro dalam bidang tata busana. Prinsipnya, selama manusia masih hidup, kebutuhan akan busana terus tumbuh dan berkembang.

Sedangkan untuk kelas Multimedia, melibatkan volunteer dari kalangan jurnalis, fotografer profesional, dan desain grafis. Kelas Multimedia ini, dibagi menjadi tiga materi pendidikan, Jurnalistik, Fotografi dan Video Shoting yang ditutup dengan materi akhir, Desain Grafis. Mereka diajarkan bagaimana cara menulis, memotret, merekam peristiwa, kemudian mengolahnya menjadi produk cetakan maupun film.

“Sebagai tahap awal, kami buka dua kelas. Prosesnya mengikuti tata ruang yang sedang kami siapkan”, terang Anwar sani, Direktur Al-Azhar Peduli Ummat, sembari menyebut kebutuhan mendesak saat ini, perlu bantuan pengadaan 40 mesin jahit.

Tentang kelas menjahit dan multimedia, menurut Anwar Sani, dalam perkembangan teknologi informasi dan budaya manusia, dua bidang itu akan terus dibutuhkan umat manusia. Adapun rentang waktu belajar di RGI selama tiga bulan, dengan jam belajar dari Senin hingga Sabtu. Pemetik manfaat dari program ini, anak-anak putus sekolah, lulus SMP, dan SMA dengan usia 15 – 25 tahun. Mereka dari kalangan yatim dan keluarga dhuafa.

Kelihatannya, bagi yang putus sekolah dan tak mampu kuliah, dunia belum berakhir. Ada asa terantang di Rumah Gemilang Indonesia.

Galery Foto

 

Program

Hikmah

"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan & mensucikan mereka, & berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya do'a kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS.Adz Dzariyat:19).

Jadwal Sholat

Sekilas Info

2010-08-30 11:01:54
Layanan konter Al-Azhar Peduli Ummat di Masjid Agung Al-Azhar mulai 30 Agustus 2010 s/d 9 September 2010 buka 7 hari Seminggu selama 24 Jam.

2010-06-30 11:25:52
berinfaq adalah salah satu sebab dekatnya seseorang dengan Rabbnya, juga sebab masuknya ke surga, harta tidak akan berkurang karena diinfaqkan, bahkan sebaliknya harta akan semakin bertambah, sebagaimana dikatakan Nabi shallallahu ‘alaihui wasallam dala

2010-05-03 09:38:20
Laporan keuangan Al-Azhar Peduli Ummat untuk tahun buku yang berakhir tanggal 30 Desember 2009 dan tahun buku 2008 telah keluar dan di publikasi di harian Republika tgl 30 April 2010 dengan Hasil wajar dalam semua hal material

Home| Profile| Jejaring| Kalkulator Zakat| Panduan Zakat| Kirim artikel| Download|Buku tamu| Gallery Foto | Webmail
Copyright © 2010 Lembaga Amil Zakat Al-Azhar Peduli Ummat. All Rights Reserved. Powered by dudung.net